Pusbindiklat BPPT menyelenggarakan Gelar Perekayasa Utama Kehormatan (PUK) yang ke-11 Tahun 2017 yang diberikan kepada Bapak Basuki Hadimuljono (Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat). Jakarta, Kamis, 03 Agustus 2017, bertempat di Auditorium BPPT Lt.3. Hadir dalam acara penganugerahan adalah Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir, Kepala BPPT Unggul Priyanto, Pejabat dari Kementerian PUPR, Komisi V DPR RI dan undangan lain.

Pemberian Gelar Perekayasa Utama Kehormatan kepada Bapak Basuki Hadimuljono didasarkan pada jasa-jasanya yang sangat besar dan bermanfaat bagi kepentingan masyarakat dan bangsa Indonesia dalam memimpin pengembangan inovasi teknologi/kerekayasaan pada bidang infrastruktur 

Wapres Jusuf Kalla dalam sambutannya "Keberhasilan rekayasa teknologi  akan menjadikan bangsa kita dapat lebih bersaing. Itulah prinsip dasar hari ini,".

Bapak Basuki Hadimuljono dalam orasi ilimiah dengan judul “Terobosan dalam pembangunan infrastruktur untuk mengejar ketertinggalan”. Setidaknya ada 5 (lima) terobosan antara lain : Regulasi dan hukum, terutama untuk pengadaan tanah, Koordinasi antar Lembaga, Pendanaan inovatif, Kepemimpinan dan Penerapan hasil riset dan teknologi.  "Infrastruktur yang handal  merupakan kunci utama dalam meningkatkan daya saing Indonesia. Itu sebenarnya bukan untuk bermewah-mewah, tapi untuk memenuhi kebutuhan dan mengejar ketertinggalan dari negara-negara yang telah terlebih dahulu mengejar infrastukturnya,"

Anugerah gelar PUK BPPT telah diberikan sejak 2007 kepada tokoh-tokoh yang dinilai berjasa dalam bidang inovasi/rekayasa yaitu :

 Tahun 2007 kepada Emil Salim dalam bidang lingkungan kebumian

 Tahun 2008 kepada Ciputra dalam bidang manufaktur arsitektur

 Tahun 2009 kepada Rahmat Gobel dalam bidang manufaktur industri

 Tahun 2010 kepada Arifin Panigoro dalam bidang energi

 Tahun 2011 kepada Wiratman Wangsadinata dalam bidang infrastuktur

 Tahun 2012 kepada Martha Tilaar dalam bidang kesehatan dan obat-obatan

 Tahun 2013 kepada Hatta Rajasa dalam bidang kebijakan teknologi

 Tahun 2014 kepada Hartarto SastroSoenarto dalam bidang rekayasa industri

 Tahun 2015 kepada Jacobus Busono dalam bidang manufaktur

 Tahun 2016 kepada Indroyono Soesilo dalam bidang teknologi maritim

 Tahun 2017 kepada Basuki Hadimuljono dalam bidang infrastruktur.

 

Statistik Pengunjung

2.png2.png3.png0.png5.png4.png
Today124
Yesterday330
This week454
This month7351

Hubungi Kami

Pusbindiklat BPPT Jl. MH. Thamrin No 8 Gd. 2 Lt. 6 Jakarta 10340

Telp: (021) 316 9182

Fax: (021) 310 1416